PUSKOPCUINA: Credit Union yang Adaptif, Inovatif dan Holistik

PUSKOPCUINA: Credit Union yang Adaptif, Inovatif dan Holistik

(Siaran Pers PUSKOPCUINA)

Sebagai bentuk tanggung gugat pengurus dan pengawas dalam mengelola dan mengawasi KSP PUSKOP CREDIT UNION INDONESIA (Skd) atau PUSKOPCUINA selama tahun buku 2023, maka akan dilaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) XXXV tahun buku 2023. Tema yang diambil adalah “Memperkuat Gerakan Credit Union yang Adaptif, Inovatif dan Holistik” dihadiri oleh 46 Kopdit/CU Primer anggota PUSKOPCUINA (Jumlah anggota TB 2023) dari 19 Provinsi di Indonesia dengan jumlah peserta seminar dan RAT hadir  ±300 orang.

Mgr.Kardinal Ign.Suharyo sebagai salah seorang pembicara seminar

Rangkaian kegiatan dilaksanakan tanggal 19 s.d. 22 Mei 2024. Yakni (1). Tanggal 19 Mei 2024 : Pembukaan (misa, ibadat, dan doa bersama) dan cordially welcome. (2). Tanggal 20 Mei 2024 : Pembukaan RAT dan seminar.(3). Tanggal 21 Mei 2024: Field Visit ke GeTI dan wisata bersama di Ancol. (4). Tanggal 22 Mei 2024: RAT, misa syukur kepada TYME (misa, ibadat, dan doa bersama) dan PUSKOPCUINA Night. (5). Tanggal 23 Mei 2024 : semua peserta kembali ke tempatnya masing-masing.

Pembukaan RAT XXXV PUSKOPCUINA tahun buku 2023 akan dibuka oleh Menkop dan UKM Republik Indonesia yang diwakili oleh Deputi Bidang Perkoperasian, Ahmad Zabadi, S.H, M.M. Tamu undangan yang sudah menyatakan hadir dalam pembukaan RAT sebagai berikut. Hadir secara offline adalah Ahmad Zabadi, S.H, MM (Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM RI), Drs. Junaidi (Kadis Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalbar), Seksi PSE Keuskupan Agung Jakarta, Seksi PSE Keuskupan Bandung, Pastor Paroki St. Roberthus Bellarminus, Forum CU Jakarta, Komisaris Utama PT. Asta Kanti Insurance Broker, CEO PT. Asta Kanti Insurance Broker, Pimpinan PT. AJRI, Pimpinan Bank Kalbar KC. Flamboyan, INKOPDIT, PUSKOP KREDIT KHATULISTIWA, PUSKOPDIT Jakarta, KSP KOPKARDIOS RUTENG, NTT, CU Bina Karya Sejahtera, CU Santa Maria, CU Harapan Sulubombong, CU Sendang Jati, CU Noken Mambura, Koperasi Kredit Mitra Sejahtera (KKMS), Akuntan Publik, Pimpinan British Standards Institution, Pimpinan PT. Akselara Raksa Optima, dan Pimpinan PT. NARA MEDIKA PERKASA.

Pembicara dalam seminar yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2024 dengan empat tema. Pertama, oleh Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo yang merupakan Uskup Agung Keuskupan Agung Jakarta sejak 29 Juni 2010. Selain itu, saat ini, ia juga menjadi Uskup Ordinariat Militer Indonesia dan menjabat sebagai Ketua Konferensi Waligereja Indonesia sejak 15 November 2012.  Sub tema seminar untuk Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo “Relevansi Gerakan Credit Union Terhadap Ajaran Sosial Gereja : Solidaritas – Sibsidiaritas”.

Kedua, oleh PT Akselara Reksa Optima (PT ARO) mengenai pemanfaatan fintech sebagai penunjang aktivitas untuk memperbaiki efisiensi operasional lembaga, termasuk dalam transaksi keuangan dan pengolahan administrasi. Penjelasan lebih lanjut akan diberikan tentang bagaimana fintech dapat diintegrasikan dalam sebuah aplikasi Supper Apps yang akan menjadi solusi komprehensif untuk berbagai kebutuhan lembaga tersebut.

Ketiga, sharring Pemberdayaan oleh CU Bonaventura tentang Pekoordinaran Kelompok Binaan. Keempat, oleh Tim PT. Asta Kanti Insurance Broker (AKIB) oleh dr. David Jefry Siswanto, M.M.R.S. mengenai Heart Deases / cardio vaskuler untuk meberikan gambaran Penyakit kardiovaskular meliputi berbagai kondisi yang memengaruhi jantung dan pembuluh darah, seperti penyakit arteri koroner, serangan jantung, aritmia, gagal jantung, penyakit katup jantung, dan cacat jantung bawaan. Faktor risiko meliputi tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, merokok, diabetes, obesitas, dan gaya hidup tidak sehat. Pencegahan dan pengelolaannya melibatkan perubahan gaya hidup sehat, penggunaan obat-obatan, dan pemeriksaan rutin untuk deteksi dini.

Tanggal 21 Mei 2023 : Fiel Visit dan Wisata Bersama. Field visit ke Global Edukasi Talenta Inkubator (GeTI) di Kota Tangerang, Banten dan wisata ke Ancol.

Tanggal 22 Mei 2022: 

  1. RAT dengan agenda : laporan pertanggungjawaban pengurus TB 2022, laporan hasil pengawasan pengawas TB 2023, perubahan program kerja PUSKOPCUINA TB 2024, pemilihan tuan rumah RAT PUSKOPCUINA XXXVI TB 2024 dan pemilihan Pengurus dan dan Pengawas periode 2024-2026.
  2. Acara keagamaan : ucapan syukur kepada TYME melalui tatacara agama katolik, kristen protestan dan islam yaitu dengan mengadakan misa, ibadat, dan doa bersama
  3. PUSKOPCUINA Night : merupakan malam keakraban dan jalinan persaudaran antar peserta. Dalam acara ini disajikan juga kesenian-kesenian lokal maupun dari daerah CU yang hadir.

Core Aktivitas sebagai Federasi

PUSKOPCUINA sebagai federasi CU Indonesia memiliki fungsi untuk menciptakan jejaring CU yang terintegrasi dan berkelanjutan. Untuk itu, PUSKOPCUINA secara terus menerus melakukan langkah-langkah strategis dalam menciptakan jejaring CU terintegrasi dan berkelanjutan dengan meningkatkan tata kelola CU yang sehat. Adapun upaya yang telah dilakukan adalah membuat standarisasi kebijakan operasional di CU, berupa manual operasional dan manual prosedur (SOP) serta kontrak solidaritas, mengembangkan sistem teknologi bersama melalui SIMO dan ESCETE, pengelolaan dan perencanaan SDM yang terpusat melalui standarisasi struktur manajemen,  pendidikan dan pelatihan, pengawasan berbasis risiko, standarisasi Chart of Account (CoA) atau akun dan laporan keuangan, branding CU, dan standarisasi produk dan pelayanan.

 

Modernisasi Koperasi CU melalui digitalisasi

1.Sistem Informasi Manajemen Organisasi (SIMO)

Aplikasi SIMO adalah sarana penghubung antara data dan informasi dari CU di dalam gerakan PUSKOPCUINA yang akan diolah dan menjadi sekumpulan data yang dapat digunakan secara bersama oleh gerakan. 1. Beberapa hal yang sudah ada pada SIMO sampai saat ini adalah: 2. Database sentral untuk data anggota CU, data CU, data Aktivis CU, data mitra, dan data laporan CU yang akan menjadi pusat data untuk analisis dalam gerakan. 3. Portal website CU dimana semua CU dalam gerakan akan memiliki website nya sendiri yang dapat dikelola secara mandiri oleh CU. Untuk mengaksesnya tinggal mengetikkan nama-cu. puskopcuina.org, (contoh: khatulistiwa-bakti. puskopcuina.org). 4. Pendaftaran dan interaksi kegiatan PUSKOPCUINA dimana CU dapat mendaftar dan menerima informasi terkait dengan Diklat dan pertemuan yang diselenggarakan. 5. Pengajuan dan pengelolaan laporan bantuan Jalinan. 6. Pengelolaan tata kelola dari PUSKOPCUINA

 2.ESCETE

Modernisasi pengelolaan Koperasi CU wajib dilakukan dengan menyediakan layanan transaksi secara digital bagi anggota. Gerakan CU dalam jaringan PUSKOPCUINA telah bekerjasama dengan vendor untuk membangun sistem informasi teknologi yang terintegrasi agar tercipta layanan keuangan yang berkualitas bagi anggota. Aplikasi ini dinamakan ESCETE, yang terdiri dari:

3.Core ESCETE :

Union untuk memenuhi kebutuhan pelayanan ke anggota dan juga pelaporan yang dapat diakses secara realtime dan sesuai dengan standar pelaporan dari PUSKOPCUINA. Beberapa hal yang bisa diakomodir oleh Core ESCETE adalah: 1. Kasir/Teller; 2. Customer Service; 3. Kredit[ 4. Pelaporan

Beberapa karakteristik unik dari Core ESCETE yang membuatnya menjadi pilihan dari PUSKOPCUINA sebagai sistem bersama dalam gerakan adalah:

  • Mampu mengakomodir pelayanaan Credit Union ke Anggota
  • Sistem finansial yang tersentralisasi dengan transaksi realtime
  • Standar pelaporan bersama berdasarkan dari CoA (Chart of Accounts) yang disusun oleh tim PUSKOPCUINA.
  • Aplikasi berbasis website yang memberikan kemudahan dalam instalasi dan update sistem
  • Pemanfaatan teknologi cloud computing yang memberikan reliablility tinggi dan kemudahan akses secara online tanpa perlu maintenance server secara mandiri di CU
  • Keamanan data center, audit, penetration testing oleh pihak independen untuk menghindari adanya celah keamanan pada sistem
  • 4 Eyes principal untuk setiap transaksi krusial berdasarkan tugas dan tanggungjawab
  • Kesiapan dari sistem untuk terkoneksi dan bekerja sama dengan pihak/layanan eksternal
  • Tim support yang siap membantu permasalahan yang dihadapi
  • Pengembangan dan perbaikan berkelanjutan berdasarkan masukan dan evaluasi berkala.

Mobile ESCETE:

Aplikasi mobile android yang menawarkan layanan CU melalui smartphone Android yang dapat diakses 24/7 secara mudah dan cepat dengan cara pengoperasian yang sederhana tapi efektif bagi setiap anggota individual CU dimanapun dia berada selama memiliki akses ke internet. Beberapa layanan yang dapat dinikmati anggota CU melalui aplikasi Mobile ESCETE adalah: 1. Kemudahan bertransaksi baik di CU maupun diluar CU seperti fitur transfer bank, transfer antar rekening dan antar CU. 2. Pembayaran tagihan melalui Bill payment (pembelian paket datan dan pulsa HP, pulsa listrik, pembayaran tagihan PLN, pembayaran tagihan TV kabel, top UP OVO, Dana, GoPay). 3. Penarikan dan penyetoran melalui mesin CDC (Cash Deposit Machine) dan CCM (Cash Cloud Machine) untuk CU yang mengaktifkan/memanfaatkan fitur tersebut. 4. Pengajuan pinjaman secara online yang menggantikan proses pengisian formulir fisik untuk CU yang mengaktifkan/memanfaatkan fitur tersebut

 

  1. sMartCU:

Aplikasi sMartCU merupakan e-commerce yang berguna sebagai sarana pemasaran produk-produk usaha anggota atau kelompok binaan dalam jaringan PUSKOPCUINA. Dengan sMartCU maka anggota dapat lebih mudah memasarkan produk mereka kepada semua orang di Indonesia.

sMartCU dapat dimanfaatkan oleh CU sebagai sarana untuk mendorong pemasaran produk anggota dengan lebih masif karena merupakan marketplace online nasional yang mendukung berbagai metode pengiriman se Indonesia dan mendukung pembayaran lewat perbankan dan ESCETE. sMartCU merupakan salah satu fitur gratis yang bisa segera dimanfaatkan oleh CU yang sudah mengimplementasikan ESCETE dan bahkan CU bisa mendapatkan revenue tambahan dengan skema sharing revenue apabila terdapat produk anggota yang terjual di sMartCU. Silahkan kunjungi www.smartcu.id

Supper Apps

Mobile ESCETE telah mengalami evolusi yang signifikan dengan transformasi menjadi SuperApps yang menyatukan berbagai layanan dalam satu platform yang memudahkan anggotanya. Dengan tampilan baru yang disesuaikan untuk memudahkan pemilihan layanan favorit, pengguna dapat dengan mudah mengakses berbagai fitur yang tersedia. Selain itu, SuperApps ini juga mendukung pembayaran cashless melalui QRIS dan transfer menggunakan BI-Fast, meningkatkan kenyamanan dan efisiensi dalam bertransaksi. Integrasi semua aplikasi Mobile ESCETE menjadi satu aplikasi yang tersedia di Android dan iOS memungkinkan akses yang lebih mudah dan terpadu bagi pengguna.

Tidak hanya itu, SuperApps ini juga terhubung dengan marketplace sMartCU, memperluas jangkauan layanan yang tersedia. Fitur inovatif lainnya adalah kemampuan bagi anggota untuk menjadi kurir dalam pengiriman produk lokal sMartCU melalui fitur agent pemberdayaan CU, menggalang partisipasi aktif dalam ekosistem komunitas. Keamanan anggota juga diprioritaskan dengan adanya verifikasi biometrik, memastikan transaksi yang aman dan terpercaya dalam setiap interaksi dengan SuperApps ini. Dengan berbagai fitur dan integrasi yang canggih, SuperApps Mobile ESCETE tidak hanya menyediakan layanan yang lengkap, tetapi juga membuka peluang baru bagi anggotanya untuk terlibat dan berkontribusi dalam ekosistem finansial yang berkembang pesat.***

Surat Gembala Menyambut Pemilu 2024

Surat Gembala Menyambut Pemilu 2024

Para Ibu dan Bapak Suster, Bruder, Frater, Romo Kaum Muda, Remaja dan Anak-anak yang terkasih dalam Kristus.

1. Pada hari ini, bersama seluruh Gereja kita merayakan Hari Raya Penampakan Tuhan, yang mengakhiri Masa Natal. Pada akhir masa Natal 2023 dan pada awal Tahun Baru 2024 ini, saya masih ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Natal dan Selamat Tahun Baru. Semoga Yesus yang lahir untuk menyatakan kepeduliaan Allah bagi umat manusia dan alam semesta, menjadi sumber inspirasi dan memberikan daya bagi kita, keluarga, komunitas dan seluruh umat untuk terus bertumbuh menjadi pribadi-pribadi yang semakin peduli sesuai dengan semboyan kita: “Semakin Mengasihi, Semakin Peduli, Semakin Bersaksi”. Pada hari ini, sesuai dengan gerak Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), kita memasuki Tahun Solidaritas – Subsidiaritas, dua kata yang tidak bisa dipisahkan dan bermakna mulia.

2. Kutipan Injil hari ini berkisah tentang tiga orang majus dari Timur. Ada kisah di luar Kitab Suci yang menceritakan bahwa sebetulnya ada orang keempat, yang bernama Artaban. Kisahnya menarik untuk diceritakan:

2.1. Ketika itu Artaban sedang bersiap-siap untuk mengadakan perjalanan mengikuti arah bintang. Ia membawa serta emas, perak, permata dan bermacam-macam hadiah mahal lainnya sebagai persembahan kepada Raja yang baru lahir itu. Dalam perjalanannya untuk bergabung dengan ketiga temannya, Artaban berhenti untuk merawat seorang musafir yang sedang sakit. Ia tinggal beberapa lama di situ. Akibatnya ia tertinggal dan kehilangan jejak teman-temannya. Artaban kini sendirian, dan ia membutuhkan “kendaraan” dan perbekalan untuk melanjutkan perjalanannya. Maka Artaban menjual sebagian hartanya untuk membeli makanan serta menyewa unta. Ia sangat sedih karena Sang Raja Baru akan kehilangan sebagian hadiah darinya.

2.2. Singkat cerita selama 33 tahun Artaban mencari Yesus dengan sia-sia, dan membelanjakan sebagian besar hartanya untuk orang-orang yang sangat membutuhkan. Akhirnya ia sampai ke Yerusalem pada hari pelaksanaan 2 penyaliban orang-orang hukuman. Artaban segera bergegas ke Kalvari dengan tujuan untuk menemui para serdadu Romawi agar orang yang bernama Yesus dibebaskan sebab pada malam hari sebelum penyaliban tersebut ia bermimpi, seseorang mengatakan bahwa Yesus itu adalah Raja baru yang selama ini ia cari.

2.3. Dalam perjalanannya ke Kalvari ia melihat ada seorang muda yang diseret sepanjang jalan menuju pasar budak. Pemuda itu berseru minta tolong padanya. Tanpa pikir panjang, Artaban melepaskan permata-permata terakhir yang ada padanya sebagai tebusan anak muda tersebut. Artaban tidak memiliki harta lagi sebagai hadiah untuk Sang Raja.

2.4. Ketika sampai di Kalvari, hancur hati Artaban karena menyadari bahwa dirinya tidak dapat berbuat apa-apa untuk menolong Yesus. Suatu keajaiban terjadi, Yesus memandang Artaban dan berkata kepadanya, “Jangan kecewa, Artaban. Kamu telah membantu Aku sepanjang hidupmu. Ketika Aku sakit, engkau merawat Aku, ketika Aku lapar,engkau memberi Aku makan; ketika Aku haus, engkau telah memberi Aku minum; ketika Aku dijadikan budak, engkau membebaskan Aku … “

3. Kisah itu muncul ketika saya menyiapkan renungan mengenai tema solidaritas dan subsidiaritas yang akan menjadi bahan perenungan kita umat KAJ selama tahun 2024 ini.

3.1. Semangat solidaritas dan subsidiaritas diharapkan perlu dan dapat diwujudkan dalam lingkup pribadi, keluarga, komunitas, institusi dan juga masyarakat tempat Gereja hadir. Kedua prinsip ini bersumber pada Ajaran Sosial Gereja, yang secara umum menitik beratkan upaya, panggilan, dan ajakan Gereja untuk menghadirkan kesejahteraan bersama bagi semua pihak.

3.2. Solidaritas adalah tema sentral dalam Kitab Suci, khususnya ketika kita berbicara mengenai misteri inkarnasi dan misteri penderitaan Yesus Kristus. Allah menunjukkan solidaritas-Nya dengan umat manusia, menjadi sama dengan kita, melalui kelahiran Yesus, Sang Putra. Dalam peristiwa sengsaraNya, kembali Allah menunjukkan solidaritas-Nya dengan manusia yang menderita, melalui Yesus yang sengsara dan wafat untuk kita. Solidaritas adalah tindakan berbelarasa dan kepedulian Allah yang mau menjumpai dan merasakan hidup bersama manusia dengan segala dinamikanya.

3.3. Salib Kristus adalah bahasa paling mudah untuk memahami solidaritas. Yang tergantung di salib adalah Allah yang berbelarasa, Allah yang mau solider memikul hutang dosa dan maut yang tidak dapat dibayar oleh manusia. Penderitaan kitalah yang ditanggung-Nya. Rasa kecewa karena pengkhianatan, mengalami ketidakadilan, ditinggalkan, dipermalukan, yang 3 dialami oleh Tuhan Yesus menjadi cermin paling jernih untuk memaknai perjuangan kita sebagai pengikut Kristus.

4. Jika tema solidaritas sering dibicarakan dalam hidup menggereja, lain halnya dengan tema subsidiaritas. Dalam pandangan Ajaran Sosial Gereja, prinsip subsidiaritas diperkenalkan pertama kali di abad ke 19 oleh Uskup Emmanuel von Ketteler (Keuskupan Mainz, Jerman). Ia berbicara mengenai “hak subsidiaritas” seluruh kelompok masyarakat. Selanjutnya, prinsip ini digaungkan oleh Paus Leo ke XIII, Paus Pius XI dan oleh Paus Yohanes Paulus II.

4.1. Secara prinsip dan dalam konteks sejarah Ajaran Sosial Gereja, subsidiaritas dipahami sebagai tidak adanya intervensi dari kelompok dengan tingkatan lebih tinggi, misal negara, untuk menentukan hal-hal yang dapat diputuskan secara mandiri oleh kelompok dalam tingkatan lebih rendah, misal komunitas iman dan keluarga. Subsidiaritas menekankan prinsip otonomi, kemerdekaan berpendapat, dan rasa hormat terhadap pribadi manusia yang diwujudkan dalam kemandirian untuk pengambilan keputusan.

4.2. Semangat yang tampak dalam prinsip subsidiaritas adalah pengakuan akan kekayaan dan kekhasan masing-masing kelompok akar rumput dalam berkontribusi untuk kebaikan dan kesejahteraan bersama. Subsidiaritas mengakui bahwa masing-masing kelompok memiliki kekhususan yang membuatnya berbeda dari kelompok lainnya, namun semuanya sama-sama dipanggil untuk mewartakan kisah Tuhan yang bermuara pada tujuan yang sama, yaitu kesejahteraan bersama. Demikian juga di KAJ, kita mensyukuri aneka keunikan dan kekhasan yang dimiliki oleh masing-masing komunitas iman: paroki, komunitas-komunitas kategorial, komunitas pendidikan, komunitas doa, dsb.; yang dengan satu dan lain cara telah berupaya untuk memberikan sumbangsih mereka untuk memajukan kesejahteraan bersama. Dengan demikian wajah Allah yang penuh belas kasih bagi semua orang semakin nyata.

5. Allah yang kita imani adalah Allah yang terlibat dalam hidup manusia dan melibatkan diri kita untuk ambil bagian dalam kisah-Nya. Sejak awal pelayanan-Nya di Galilea, Yesus selalu melibatkan orang-orang pilihan-Nya, yang diajak untuk ikut terlibat mengambil tanggung jawab dalam karya keselamatan-Nya. Semangat inilah yang ditampakkan dalam tema ARAH DASAR (ARDAS) KAJ di tahun 2024: Solidaritas dan Subsidiaritas. Seluruh umat KAJ dipanggil untuk menunjukkan semangat solidaritas dengan semua orang, terutama saudari-saudara kita yang berkekurangan dan menderita, sebagaimana Allah telah menunjukkan solidaritas-Nya kepada kita. Cara kita untuk menunjukkan solidaritas tersebut dapat bersumber dari aneka 4 kekhasan, kekayaan, dan keunikan dari masing-masing komunitas iman di KAJ. Allah mengajak kita terlibat untuk menampakkan wajah-Nya yang berbelas kasih sesuai dengan konteks kemasyarakatan yang kita hidupi dan perbedaan kekhasan yang kita miliki. Saudari-saudaraku yang terkasih,

6. Di tahun 2024 ini, bangsa Indonesia akan melaksanakan Pemilihan Umum memilih Presiden-Wakil Presiden (Pilpres) dan para wakil rakyat (Pileg). Ini adalah kesempatan bagi kita untuk menunjukkan keterlibatan umat Katolik sebagai bagian integral dari bangsa Indonesia. Maka, saya mengajak saudara/i umat Katolik yang telah memiliki hak pilih untuk menggunakan suaranya berdasarkan hati nurani dan kebebasan pribadi. Kita berdoa agar semua proses PEMILU di tahun ini berlangsung jujur, aman, adil, dan damai. Lebih daripada itu, kita berdoa agar para pemimpin yang dipilih rakyat sungguh-sungguh mampu memperjuangkan kesejahteraan seluruh bangsa Indonesia, bukan hanya demi kepentingan sekelompok orang dan partai-partai politik yang mengusung mereka. Semoga Allah yang bersolidaritas dengan manusia senantiasa menggerakkan hati para pemimpin dan wakil rakyat terpilih untuk bekerjasama mewujudkan tujuan kemerdekaan Indonesia seperti yang dirumuskan dalam Pembukaan UUD 1945: antara lain untuk melindungi seluruh warga negara Indonesia, mewujudkan kesejahteraan bersama dan mencerdaskan bangsa.

7. Akhirnya, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para Ibu dan Bapak, Saudari dan Saudara, Kaum Muda, Remaja dan Anak-anak, para Suster, Bruder, Frater dan para Imam di KAJ yang dengan satu dan lain cara telah berupaya untuk menampakkan wajah Allah yang peduli dan bersolider bagi umat manusia melalui aneka keterlibatan dan pelayanan. Sekali lagi, saya ucapkan Selamat Tahun Baru 2024 dan selamat menyambut Pemilihan Umum, sambil berdoa semoga terpilih pemimpin-pemimpin bangsa yang mencintai bangsa dan negara tanpa pamrih. Semoga Allah selalu menjaga, melindungi dan melimpahkan berkat kepada kita semua beserta seluruh keluarga dan komunitas kita.

+ Kardinal Ignatius Suharyo Uskup Keuskupan Agung Jakarta

Diposting ulang dari: https://leoagung.or.id/web/post/surat-gembala-menyambut-pemilu-ardas-kaj-2024

 

10 Petunjuk Milih Capres Terbaik 2024

10 Petunjuk Milih Capres Terbaik 2024

Gurub besar Filsafat Driyarkara Jakarta, Prof. Dr. Frans Magnis Suseno atau yang akrab disapa Romo Magnis menyampaikan pesan ikonik tentang Pemilu. Dia mengatakan, ”Pemilu bukan untuk yang terbaik, tetapi untuk mencegah yang jahat berkuasa”. Karena itulah sebagai warga negara yang peduli dan bertanggung jawab terhadap nasib anak bangsa, maka kita harus memilih presiden, dan anggota legislatif.
Bagi yang masih bingung memilih,  khususnya pemilih pemula, untuk pilihan presiden dan wakilnya dalam Pemilu tanggal 14 Februari 2024 ini, berikut ada 10 kriteria yang menjadi panduan. Capres mana yang paling banyak cocok, maka itulah yang dipilih.
Silahkan jawab dan ikuti kuesiosner di bawah ini :
  1. Siapa fisik dan kesehatannya lebih bagus?
  2. Siapa lebih berpengalaman di jabatan publik (eksekutif, legislatif, yudikatif)
  3. Siapa pendidikan formalnya lebih baik dan nyambung utk jadi pejabat publik
  4. Siapa kehidupan pribadi, anak istri dan keluarga besarnya yg lebih sederhana
  5. Siapa lebih bisa menyatu dan egaliter dengan masyarakat kecil,
  6. Siapa yang lebih berhasil menjadi kepala rumah tangga yg baik
  7. Siapa yang pribadi & lingkungan sekitarnya lebih bebas dari korupsi
  8. Siapa lebih sholeh dengan agama nya
  9. Siapa yang lebih tidak punya record bersentuhan dgn kelompok radikal & intoleran
  10. Siapa yang tidak pernah dipecat waktu menjabat di pemerintahan.

Dari 10  pertanyaan ini, jawab dengan benar dan jujur ya. Pasti 99.9% anda udah  tahu capres yang akan dicoblos berdasar track record namanya lebih banyak muncul, itulah yang akan anda pilih. Tidak usah pusing lagi dengan banyak survei yang dibayar capres tertentu.

Sekali lagi, Anda pasti mau bangsa ini lebih baik, demokrasi berjalan tegak, hak asasi manusia diamalkan, keadilan nyata. Selamat Memilih.